w a n n u r s y a r i f a h

MENYUCIKAN DIRI

image

Beberapa Ayat Al-Qur’an tentang Zina dan dosanya
Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: ” Hendaklah mereka menahan
pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi
mereka, sesungguhnya Alloh Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat
Al ~ Qur’an surat An – Nur (24): 30
((… ﺃَﻻَ ﻻَ ﻳَﺨْﻠُﻮَﻥَّ ﺭَﺟُﻞٌ ﺑِﺎﻣْﺮَﺃَﺓٍ ﺇِﻻَّ ﻛَﺎﻥَ ﺛَﺎﻟِﺜُﻬُﻤَﺎ ﺍﻟﺸَﻴْﻄَﺎﻥَ …)).
“…Janganlah seorang laki-laki berkhalwat (berdua-duaan) dengan seorang wanita,
melainkan yang ketiga dari mereka adalah setan…”(HR. Tirmidzi, no.2165)
Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang
keji dan suatu jalan yang buruk
Al ~ Qur’an surat Al – Isro’ (17): 32
ﻻ ﻳﺰﻧﻲ ﺍﻟﺰﺍﻧﻲ ﺣﻴﻦ ﻳﺰﻧﻲ ﻭﻫﻮ ﻣﺆﻣﻦ
“Pezina tidak dikatakan mu’min ketika ia berzina” (HR. Bukhari no. 2475, Muslim no.57
ﺗﻐﺮﻳﺐ ﺍﻟﺰﺍﻧﻲ ﺳﻨﺔ
“Mengasingkan pezina itu sunnah” (HR. Ibnu Hazm dalam Al (.Muhalla, 8/349
Laki-laki yang berzina tidak mengawini melainkan perempuan yang berzina, atau
perempuan yang musyrik; dan perempuan yang berzina tidak dikawini melainkan oleh laki-
laki yang berzina atau laki-laki musyrik, dan yang demikian itu diharamkan atas orang-
orang yang mukmin.
24:3
diperlihatkan kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam sewaktu baginda israk iaitu:
Baginda melihat beberapa manusia laki-laki perempuan, di hadapan mereka terdapat dua
piring yang berisi daging. Satu di antaranya berisi daging yang segar dan satu piring lagi
berisikan daging yang busuk dan sangat keji, tetapi manusia-manusia itu terus menjemput
dan memakan daging yang busuk itu sahaja, dan daging yang segar itu, sedikit tidak
disentuhnya. Inilah sebagai perumpamaan bagi orang-orang yang berzina, ia ada
mempunyai isteri yang halal, tetapi masih suka mencari perempuan lacur dan haram, atau
jalan yang baik masih ada yang dapat di tempuh, iaitu nikah, tetapi tidak mahu. Hanya
bergaul sebagai kambing sahaja antara keduanya.Sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi
Wasallam yang bermaksud:
“Dan orang-orang yang tidak menyembah Tuhan yang lain beserta Allah dan tidak
membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang
benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia
mendapat (pembalasan) dosa(nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari
kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina. Kecuali orang-orang
yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh; Maka itu kejahatan mereka diganti
Allah dengan kebajikan. dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS Al-
Furqaan: 68-70).
Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari
keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu
untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan
hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan dari orang-orang
yang beriman
24:2
satu riwayat daripada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, baginda bersabda: Takutlah
kamu berbuat zina, kerana bagi orang yang mengerjakan zina itu, akan diberi enam jenis
bala/seksa:
Tiga seksa sewaktu di dunia iaitu dengan berbuat pekerjaan terkutuk itu, Allah Subhanahu
wa Ta’ala mengurangkan rezekinya dan menghilangkan keberkatan, umurnya, dan sewaktu
dicabut nyawanya, kelak dengan tidak ada rahmat dan belas kasihan sedikit juga padanya.
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pernah bersabda:
“Jauhilah oleh kamu akan zina kerana kecelakaannya ada empat macam: Hilang kebagusan
pada mukanya, disempitkan rezekinya dan kemurkaan Allah atasnya dan menyebabkan
kekekalannya di dalam neraka.”
di akhirat kelak, sangatlah kemurkaan Allah atasnya, sangatlah pertanggunganjawab yang
ditimpakan kepadanya dan ia akan diseret ke neraka dengan dirantai.
Sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam yang bermaksud:
“Dan siapa-siapa yang berzina dengan seorang perempuan, sewaktu berbangkit dari
kuburnya kelak, sesungguhnya ia merasai sangat kehausan.”
“Jauhilah oleh kamu bersunyi-sunyi dengan perempuan. Demi Allah, tidak bersunyi dari
seorang laki-laki dengan seorang perempuan, melainkan masuklah syaitan diantara
keduanya, dan bahawa bersentuhan seorang laki-laki akan khinzir yang berkubang dengan
tanah/lumpur, lebih baik baginya daripada bersentuhan bahu dengan seorang perempuan
yang tidak halal baginya.”
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam ada menjelaskan dalam salah satu hadis yang
bermaksud:
“Barangsiapa yang berjabat tangan (bersalaman) dengan seorang perempuan, maka kelak
di hari akhirat, ia akan dirantai dengan rantai api neraka.
Dan jikalau ia menciumnya, maka kelak di hari kemudian digunting kedua bibirnya dengan
gunting dari api neraka.
Dan jika ia berzina dengannya, maka kedua pahanya akan menyaksi kelak di hari kemudian
mengenai pekerjaannya yang terkutuk itu, dan Allah sangat murka kepadanya.”
disebutkan dalam hadits bawa para pezina akan diazab dalam gerbong yang berbentuk
kerucut, yang arah kuncupnya ke atas di bawahnya dinyalakan api bergelora dan membara,
mereka melayang-layang dalam gerbong yang berbentuk kerucut tersebut karena disembur
api dari bawah, tapi tidak bisa keluar karena lobang atas gerbong itu sangat kecil. Mereka
berteriak dan memekik sekuat-kuatnya, sehingga pekik satu sama lainnya pun menyiksa.
Semoga Allah menjauhkan kita dari api neraka.
Bagi para pezina.. segeralah bertaubat karena dosa zina termasuk dosa yang dapat
diampuni oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala
ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠﻪَ ﻻَﻳَﻐْﻔِﺮُ ﺃَﻥ ﻳُﺸْﺮَﻙَ ﺑِﻪِ ﻭَﻳَﻐْﻔِﺮُ ﻣَﺎﺩُﻭﻥَ ﺫَﻟِﻚَ ﻟِﻤَﻦ ﻳَﺸَﺂﺀُ
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala
dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya…”
ﻳَﺎﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺀَﺍﻣَﻨُﻮﺍ ﺗُﻮﺑُﻮﺍ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﻠﻪِ ﺗَﻮْﺑَﺔً ﻧَّﺼُﻮﺣًﺎ ﻋَﺴَﻰ ﺭَﺑُّﻜُﻢْ ﺃَﻥ ﻳُﻜَﻔِّﺮَ ﻋَﻨﻜُﻢْ ﺳَﻴِّﺌَﺎﺗِﻜُﻢْ ﻭَﻳُﺪْﺧِﻠَﻜُﻢْ ﺟَﻨَّﺎﺕٍ ﺗَﺠْﺮِﻱ
ﻣِﻦْ ﺗَﺤْﺘِﻬَﺎ ﺍْﻷَﻧْﻬَﺎﺭُ
“Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-
murninya. Mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan
memasukkanmu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai…” (QS. At
Tahriim:8)
ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠﻪَ ﻳُﺤِﺐُّ ﺍﻟﺘَّﻮَّﺍﺑِﻴﻦَ ﻭَﻳُﺤِﺐُّ ﺍﻟْﻤُﺘَﻄَﻬِّﺮِﻳﻦَ
“…Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang
yang mensucikan diri.” (QS. Al Baqarah:222)
ﻗُﻞْ ﻳَﺎﻋِﺒَﺎﺩِﻱ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺃَﺳْﺮَﻓُﻮﺍ ﻋَﻠَﻰ ﺃَﻧﻔُﺴِﻬِﻢْ ﻻَﺗَﻘْﻨَﻄُﻮﺍ ﻣِﻦ ﺭَّﺣْﻤَﺔِ ﺍﻟﻠﻪِ ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠﻪَ ﻳَﻐْﻔِﺮُ ﺍﻟﺬُّﻧُﻮﺏَ ﺟَﻤِﻴﻌًﺎ ﺇِﻧَّﻪُ ﻫُﻮَ ﺍﻟْﻐَﻔُﻮﺭُ
ﺍﻟﺮَّﺣِﻴﻢُ
Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri,
janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-
dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS.
Az Zumar:53)
(( ﻟَﻠَّﻪُ ﺃَﺷَﺪُّ ﻓَﺮَﺣﺎً ﺑِﺘَﻮْﺑَﺔِ ﺃَﺣَﺪِﻛُﻢْ ﻣِﻦْ ﺃَﺣَﺪِﻛُﻢْ ﺑِﻀَﺎﻟَّﺘِﻪِ ﺇِﺫَﺍ ﻭَﺟَﺪَﻫَﺎ )).
“Sungguh Allah Subhanahu wa Ta’ala lebih bergembira dengan taubat salah seorang dari
kalian, daripada kegembiraan salah seorang dari kalian terhadap barang-barangnya yang
hilang ketika ia mendapatkannya kembali”(HR. Muslim 4:20102 no.2675
Agar dosa Ananda diampuni Allah Subhanahu wa Ta’ala, Ananda
harus benar-benar bertaubat dengan taubat nashuha (taubat yang semurni-murninya). Dan
taubat itu dinyatakan benar oleh para ulama, jika terpenuhi syarat-syaratnya.
Pertama, harus ikhlash kepada Allah, karena taubat adalah salah satu bentuk ibadah.
Kedua, harus merasa sedih dan menyesali perbuatan dosa (maksiat) yang pernah ia
lakukannya.
Ketiga, harus benar-benar meninggalkan kemaksiatan (perbuatan dosa) tersebut dengan
segera.
Keempat, harus bertekad penuh dari dalam hatinya untuk tidak akan mengulanginya
kembali.
Dan kelima, taubat tersebut dilakukan sebelum waktu taubat ditutup oleh Allah
ﻻَ ﺗَﺰُﻭْﻝُ ﻗَﺪَﻣَﺎ ﻋَﺒْﺪٍ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ ﺣَﺘَّﻰ ﻳُﺴْﺄَﻝَ ﻋَﻦْ ﻋُﻤْﺮِﻩِ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺃَﻓْﻨَﺎﻩُ، ﻭَﻋَﻦْ ﻋِﻠْﻤِﻪِ ﻓِﻴْﻢَ ﻓَﻌَﻞَ، ﻭَﻋَﻦْ ﻣَﺎﻟِﻪِ ﻣِﻦْ ﺃَﻳْﻦَ
ﺍﻛْﺘَﺴَﺒَﻪُ ﻭَﻓِﻴْﻢَ ﺃَﻧْﻔَﻘَﻪُ، ﻭَﻋَﻦْ ﺟِﺴْﻤِﻪِ ﻓِﻴْﻢَ ﺃَﺑْﻼَﻩُ )).
“Tidak akan bergeser kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat, sampai ia ditanya
tentang; umurnya untuk apa ia habiskan, ilmunya untuk apa ia gunakan, hartanya dari
mana ia dapatkan dan untuk apa ia keluarkan, dan tubuhnya untuk apa ia binasakan” (HR.
Tirmidzi, no.2471)..marilah menyucikan diri dari sbarang dosa.Allah Maha Pengampun kecuali dosa syirik.kite maseh ade peluang menjadi hambanNya yg soleh.

0 Komentar untuk "MENYUCIKAN DIRI"

Popular Posts

Back To Top