w a n n u r s y a r i f a h

ANEMIA HEMOLITIK

ANEMIA HEMOLITIK


Anemia hemolitik adalah suatu gangguan yang berkaitan dengan memendeknya usia
sel darah merah. Biasanya terdapat kelainan intrakorpskular atau ekstrakorpuskular sehingga rentang hidup eritrosit menjadi terbatas. Luas dan keparahan anemia bergantung
pafda kecepatan dekstruksi dan pengeluaran sel darah merah dan diseimbangkan oleh
peningkatan kompensatorik pembentuk eritrosit di sumsum tulang.
tulang normal mampu meningkatkan aktivitas kerjanya enam sampai delapan kali lipat,
sehingga anemia mungkin belum muncul sampai rentang eritrosit memendek menjadi
sekitar 20 hari. Anemia hemolitik dapat diklasifikasikan menjadi gangguan yang berkaitan
dengan defek intrinsik (ontra korpuskular) atau yang berkaitan dengan defek ekstrinsik
(ekstrakorpuskular)
Untuk memahamai patofisiologi hemolisis akibat kelainanan membran eritrosit diperlukan
pengetahuan dasar tentang struktur membran sel darah merah. Membran memiliki suatu
komponen rangka yang terdiri dari suatu rantai protein yang terletak di dekat emmbran
sel. Integritas struktural eritrosit bergantung pada kemampuannya menahan gaya-gaya
memotong (shear foces) sewaktu melewati mikrosirkulasi. Protein rangka membran inilah
yang menyebabkan eritrositdapat menahan gaya-gaya tersebut dan gangguan pada protein
ini berkaitan dengan memendeknya usia eritrosit, yaitu hemolisis.
Eeritrosit harus lentur (deformable) dan memiliki rasio luas permukaan terhadap
volume yang sesuai untuk menahan gaya memotong dan tekanan osmotik. Komposisi
kimiawi membran adalah lapis ganda lipid yang teridir dari kolesterol dan fosfolipid,
membentuk sekitar 50% dari struktur kimia yang tersusun berhadapan erat dengan protein
membran. Beberapa protein membran menembus lapis-ganda lemak, sementara yanbg lain
terletak dibagian internal dan bagian lain terdistribusi hanya dibagian perifer lemak
membran. Protein integral menembus membran lipid. Sedangkan protein perifer terletak di
aspek internal membran sel. Protein membran terdiri dari beberapa protein yang disebut
spektrin, aktin, dan beberapa protein lain.
0 Komentar untuk "ANEMIA HEMOLITIK"

Popular Posts

Back To Top